SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA, UNTAIAN SEDERHANA NAMUN SARAT MAKNA

Kamis, 21 Maret 2013

Muslimah Wajib Melek Finansial



Khadijah ra, Potret Muslimah Masa Kini

Perkembangan zaman dewasa ini semakin pesat, serba bernuansa kapitalis, juga konsumtif. Sehingga mengharuskan seorang muslimah untuk tetap terus berusaha mensinergikan diri dalam keberlangsungan hidupnya. Namun, bukan berarti sebagai muslimah, kita langsung ikut tergerus dengan kondisi zaman saat ini, justru, dari peran muslimah lah semua keburukan zaman bisa di rubah sedikit demi sedikit. Salah satunya adalah kemampuan seorang muslimah untuk mengelola keuangan secara efektif dan terencana. 

Lihat saja kisah dari wanita terbaik yang disematkan Rasulullah kepadanya. Ya, Khadijah Binti Khuwailid ra yang pada masanya dulu menjadi wanita terkaya dengan perniagaannya. Etos kerja Khadijah sangat perlu diacungi jempol dan dijadikan teladan oleh para wanita masa kini. Bahkan, dari sepak terjang beliau yang begitu hebat di dunia bisnis, beliau mampu turut serta dalam membantu syiar suaminya ( Rasulullah ). 

Kamis, 14 Februari 2013

Anak Kreatif yang Banyak Akal


Salah satu ciri anak cerdas adalah memiliki kreatifitas yang tinggi. Dalam membangun kreatifitas anak diperlukan kesabaran yang tiada batasnya, karena, kreatifitas bukan hanya bawaan genetik, namun juga berkat stimulasi yang diberikan orang tua. Anak kreatif berarti ia mampu menyelesaikan setiap masalahnya dengan caranya sendiri. Atau, anak bisa melakukan suatu hal atau tindakan yang tidak terduga berdasarkan imajinasi yang ia kembangkan dalam kehidupan nyata.

Mengutip Dr. E. Paul Torrance, professor ilmu pendidikan di Universitas Minnesota, Ia mengatakan bahwa peran orang tua sangat penting dalam menemukan cara untuk meningkatkan kreatifitas anak. Dan, kemampuan ini perlu dirangsang dan diberi pengarahan sejak anak masih bayi.

Beberapa cara yang bisa digunakan dalam menumbuhkan kecerdasan anak demi merangsang kreatifitas anak adalah :

  1. Memberinya ASI (Air Susu Ibu)
  2. Meningkatkan kesehatan dengan makanan bergizi dan beri tambahan vitamin anak

Selasa, 29 Januari 2013

Air Dan Tanda Cinta-Nya

Semua kehidupan berasal dari air.
Tanpa air, dunia tak kan pernah hijau.
Tanpanya pula, manusia, hewan dan tumbuhan, tidak akan pernah bisa bertahan hidup.
Air adalah maha karya Tuhan yang indah, jika manusia mampu melestarikannya.
Air adalah tanda cinta-Nya.





Manfaat Air Bagi Kehidupan

Air merupakan zat yang paling penting dalam kehidupan manusia, porsinya justru melebihi kebutuhan akan udara. Bahkan, sekitar tiga per empat bagian dari tubuh kita, juga terdiri dari air. Manusia pun tidak akan sanggup bertahan hidup tanpa air, lebih dari lima hari. 

Adapun manfaat lain air bagi penyokong kehidupan manusia, diantaranya adalah :

*  Kebutuhan rumah tangga, seperti : memasak, mandi, minum, mencuci, dll.
* Kebutuhan industri, baik rumahan atau pabrik besar, seperti sarana pembangkit tenaga listrik, proses pembuatan kain-kain yang dicelup air, pembuatan tahu, dll.
Kebutuhan bisnis / perdagangan, seperti : rumah makan, penginapan.
*   Kebutuhan pertanian, peternakan.
Kebutuhan sarana dan prasarana publik, seperti : tempat rekreasi, pasar terapung pada daerah-daerah tertentu, dll.
Kebutuhan pelayaran dan penerbangan
Dan lain-lain.

Selain membawa kemanfaatan , air juga bisa menyebabkan bencana, seperti penyakit dan banjir. Penyakit yang disebabkan oleh perantara kuman yang hidup dan berkembang biak di dalam air. Juga bencana banjir yang disebabkan pula oleh tangan-tangan manusia itu sendiri yang tidak berupaya untuk melestarikan lingkungan. Imbasnya adalah ketersediaan air yang kurang atau pun justru melimpah, hingga berakibat kebanjiran.

Senin, 28 Januari 2013

Seri Anak Cerdas : Ikut Ayah Atau Bunda ?



Tidak bisa dipungkiri bahwa kedekatan emosional seorang ibu dan anaknya sudah terbangun sejak ia (anaknya) masih berada di dalam kandungan. Walau, di luar ikatan itu masih ada ikatan lain yang juga sudah terbangun sejak ia lahir ke dunia, yaitu ikatan dengan ayahnya. 

Sekuat-kuatnya ikatan dengan ayah, tetap lah ikatan ibu jauh lebih mendalam jika dalam proses kehidupan anak melalui fase yang ideal, yaitu fase di dalam kandungan  (pasti) dan menyusui. Ikatan dengan ayah ibarat pisau yang setiap hari harus di asah demi menajamkan setiap sisinya. Sedang dengan ibu, sudah terbangun sejak pisau tersebut mulai dibuat, melalui proses pembakaran, pembentukan dan akhirnya menjadi sebuah pisau. Tanpa perlu di asah pun, pisau tetap lah pisau, karena melalui sebuah proses yang menjadikan dia pisau. Kedekatan itu lah yang akan memengaruhi tumbuh kembang anak, salah satunya menjadikan ia anak cerdas, yang tentunya kelak akan menjadi kebanggaan orang tua.

Sabtu, 12 Januari 2013

Gosip Anak, gosip Orang tua



Masalah gosip adalah masalah bersama. Baik itu pergaulan antara individu, juga pergaulan dengan lingkungan dimana pun kita berada. Dan, perlu diketahui, secara langsung atau pun tidak, masalah gosip ini juga termasuk penyakit bawaan dari lingkungan terdekat. Jadi, bila seseorang dididik dengan lingkungan yang tidak terbiasa dengan gosip, maka setelah besar pun, anak akan bisa menghindari problema ini, meski, mungkin tidak sepenuhnya. Jadi, memulai untuk mendidik anak sejak kecil anak  dengan atau tanpa gosip, itu murni pilihan orang tua.

Tulisan ini sendiri juga bukan berniat untuk mengajak siapa pun bergosip, ya. Tidak ingin menceritakan siapa pun. Justru saya hanya ingin berbagi perihal gosip menggosip ini. Apa yang saya deskripsikan, dan bagaimana logat saya bercerita  pada buah hati saya, asli, itu turunan juga dari saya. Ngaku itu tidak mudah, kawan, dan ini akan menjadi introspeksi buat diri saya sendiri.

Jumat, 04 Januari 2013

Cake Gagal Total !!!



Episode Bikin Kue

Satu hal yang paling saya sukai, yaitu ngemil, apapun, asal enak menurut ukuran lidah, pasti saya santap, tak bersisa. Walaupun hobi ngemil, alhamdulillah berat tubuh saya tidak melebihi batas ideal menurut perhitungan medis. Susahnya, ketika saya sudah berumah tangga, hobi ngemil menjadi terbatas, hehe. Bagaimana tidak, dengan anggaran keuangan untuk makan yang telah disepakati bersama, mengharuskan saya berfikir cermat, bagaimana cara melampiaskan kesukaan ngemil, tanpa membuat anggaran lain ikut tersedot. 

Akhirnya, salah satu solusinya, saya mencoba untuk membuat kue sendiri di rumah, lebih hemat dan sehat. Semakin lama, saya semakin ketagihan nge-baking. Rupanya kegemaran baking-bakingan itu memberikan semangat tersendiri ke Maza yang saat itu berusia sekitar dua tahunan. Ia begitu antusias jika saya sudah memberi lampu merah, “Bunda mau bikin kue loh!” 
Bisa dipastikan ia langsung meninggalkan permainan yang sedang dilakukannya, dan tak jarang, ia malah promosi keteman-temannya “ Eh, eh, bunda ku mau bikin kue ! ayo kerumahku !” begitu biasanya sikap Maza. 

Kamis, 03 Januari 2013

MITOS ? ? ?



Seorang ibu berbisik pada ibu disebelahnya.
 “Itu kan seharusnya nggak boleh ya? Jemur pakaian bayi malam-malam!”

Saya senyum-senyum sendiri mendengarnya, ditambah lagi kalimat, 

“ Kata orang jawa..bla..bla..bla…”


Sebegitu ketatnya kah peraturan orang jawa itu ? Atau hanya sekedar mitos belaka ? Ah, saya sebenarnya paling malas ngeladenin kalimat seperti itu, disamping saya bukan penganut mitos - mitos jawa, saya juga punya keyakinan, bahwa hal-hal seperti itu (menjemur pakaian bayi malam-malam) tidak bertentangan dengan syariat islam.

Bukan sekali dua kali saya dengar tentang hal-hal seperti itu, tapi kerap kali, sejak hijrah ke kota batik ini. Dulu, ketika hamil, banyak sekali pantangan yang justru datang dari lingkungan sekitar tempat saya tinggal, bukan dari mertua, apalagi suami.

Pernah ketika lagi bantu-bantu masak untuk acara hajatan tetangga, di sini disebutnya ‘rewang’, saya melihat ujung jari saya agak sedikit kotor terkena bumbu. Karena tidak ada lap, dan merasa kotorannya sedikit, jadilah saya lap tangan kotor itu di baju, eh ada yang lihat, langsung dibilang, “jangan di lap di baju mba, ora apik, kata orang jawa, nanti anaknya belang-belang loh…!”